Home » 25 Tempat Wisata Malam Jogja Terfavorit, Hits dan Romantis

25 Tempat Wisata Malam Jogja Terfavorit, Hits dan Romantis

Berbicara tentang keindahan dan daya tarik Jogja memang tidak ada habisnya. Tidak hanya tentang budaya dan tradisinya yang masih begitu terjaga hingga saat ini, namun juga berbagai keistimewaan lainnya, seperti kekayaan kulinernya yang siap menggoyang lidah serta berbagai tempat wisata keren yang sangat menarik untuk dieksplor.

Oya, jangan salah, kota jogja tidak hanya menarik saat siang hari saja. Bahkan saat malam hari-pun anda tetap bisa menjumpai dan menikmati beragam keindahan kota jogja yang super keren. Diantaranya, adalah beberapa destinasi berikut ini.

Pintu Langit Dahromo

Bisa menikmati keindahan kota Jogja malam hari dari ketinggian mungkin suatu pengalaman yang luar biasa. Ditempat itulah anda bisa menyaksikan deretan pengunungan sewu serta pemandangan jogja saat malam hari, ditambah lagi dengan spot foto yang super unik, menjadikan tempat ini ramai dikunjungi.

Nah untuk lokasi dari pintu langit dahromo ini berada di bukit dahromo, tepatnya di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, Jogjakarta. Rue menuju wisata malam ini juga idak sulit diemukan karena searah dengan beberapa destinasi wisata lainnya.

Bagi anda yang ingin menikmati suasana malam jogja dari puncak bukit, anda harus merogoh kocek sebesar Rp 5.000/orang dan dengan tambahan biaya parkir sebesar Rp 2.000/unit. Harga tiket yang sangat terjangkau bukan?

Jalan Malioboro

Ketika berada di Jogja kurang lengkap rasanya jika belum berkunjung ke Malioboro. Jalan besar inilah bukti bahwa kota Jogjakarta tidak pernah tidur. Hal ini terbukti dari aktivitas ditempat tersebut yang tidak pernah sepi dari lalu lalang orang. Entah itu hanya sekedar jalan-jalan ataupun berbelanja olh-oleh khas jogja maupun hanya sekedar ngopi disekitar pinggir jalan tersebut. Nah apabila beruntung, anda juga bisa menjumpai pertunjukan musik jalanan lho.

Nah anda bisa menikmati suasana malam di malioboro tersebut secara cuma-cuma lho alias tidak perlu membayar. Enaknya lagi ada beberapa spot duduk atau gazebo yang memang disediakan untuk dipakai oleh oarang-orang yang ada disitu. Jadi ketika lelah berkeliling, maka bisa memanfaatkan tempat-tempat duduk tersebut untuk beristirahat.

Tugu Yogyakarta

Tempat ini wajib dikunjungi oleh para wisatawan yang singgah di Jogjakarta. Tugu ini merupakan sebuah monumen yang dijadikan sebagai landmark kota Jogjakarta. Sebenarnya monumen yang berdiri kokoh saat ini itu bukanlah bagunan pertama, melainkan telah dilakukan renovasi kerena terjadi kerusakan cukup parah akibat adanya gempa yang pernah terjadi pada tahun 1867. Namun meskipun begitu struktur, bentuk, maupun simbol yang terdapat pada monumen tersebut tetaplah sama.

Nah apabila anda berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk melihat monumen ini, apalagi jika anda berkunjugn ketika malam hari tentu suasana dan keindahannya akan sangat berbeda. tempat ini menjadi spot foto yang cukup banyak diminati, dengan latar belakang monumen beserta gemerlap lampu membuat hasil foto sangat unik. Selain itu anda juga bisa sekalia untuk menikmati berbagai kuliner khas jogja, mengingat disekitar tugu tersebut juga terdapat banyak angringan. Tentu saja dengan harga yang super murah dan terjangkau.

Candi Prambanan

Berwisata ke candi Prambanan tidak hanya bisa dinikmati ketika siang hari saja lho. Candi hindu terbesar ini juga bisa anda nikmati kemegahanannya di malam hari. nah apabila beruntung, anda juga bisa menyaksikan drama seni tari ramayana prambanan. Tentu kehadiran pertunjukan ini semakin menambah kemenarikan dan keunikah dari obyek wisata ini. namun sayangnya tidak setiap saat bisa melihat atau menyaksikan pertunjukkan tersebut. Pertunjukan akan diadakan ketikan ada event-event tertentu.

Nah obyek wisata yang satu ini berlokasi di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Tempatnya yang sangat mudah dijangkau dan dekat jalan raya Jogja menjadikan candi ini banyak dikunjungi para wisatawan. Apabila dari pusat kota Jogja kuarang lebih berjarak 16 Kilometer dengan waktu tempuh 35 menit.

Para pengunjugn yang ingin memasuki area wisata ini harus membayar biaya tiket masuk yang cukup besar yakni Rp 40.000/orang untuk wisatawan domestik, sedangkan untuk wisatawan mancanegara harus membayar sebesar Rp 338.000/orang. Tiket tersebut belum termasuk biaya parkir lho, para wisatawan yang membawa kendaraan akan dikenai biaya parkir sebesar Rp 10.000/unit mobi dan Rp 3.000/unit motor.

Hutan Pinus Pengger

Hutan pinus pengger menjadi salah satu wisata alam jogja yang sangat populer, tak hanya wisatawan domestik saja melainkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang berkunjung ketempat tersebut. selain memerikan suasana yang masih begitu alami, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan yang sanga menarik, apalagi bagi para pencita spot foto unik.

Memang sih meskipun melakukan kunjungan disiang hari, anda tetap bisa mendapatkan suasana asri dan pemandangan indah, namun ada nilai plus ketika berkunjugn ketempat tersebut dimalam hari. Dimana anda bisa menikmati kerlap-kerlip bintang dari puncak hutan pinus pengger, selain itu anda juga bisa melihat pemandangan kota jogja ketika malam hari dan tentu saja sangat indah ketika dijadikan sebagai background berfoto ria.

Lokasi hutan pinus pengger ini berada di Dusun Sendangsari, Des Terong, Kecamatan Dlingo, Kabaupaten Bantul, Yogyakarta. Akses jalan menuju hutan tersebut sanga mudah, apabila anda berada di pusat kota Jogja maka bisa mengambil rute kejalan Wonosari untuk menuju bukit bintang, sampai di perempatan Pathuk anda harus mengambil arah menuju Dlingo dengan jarak kurang lebi 4,5 Kilometer.

Para pengunjung yang berkunjung ketempat wisata hutan pinus pengger tidak akan dikenakan biaya tiket masuk alias gratis. Namun demi kenyamanan dan keamanan wajib membayar biaya parkir sebesar Rp 3.000/unit motor dan Rp 5.000/unit mobil. Meskipun tergolong sebagai wisata alam, namun fasilitas yang tersedia cukup memadai yakni mushola, toilet, warung makan, gazebo, serta tempat parkir yang luas.

Bukit Paralayang, Parangtritis

Berkunjung ke Parangtritis tidak melulu hanya menikamti suasan pantai saja lho. Anda bisa memperoleh sensasi lain hanya dengan mengunjungi bukit parahlayang yang berada sekitar pantai parangtritis. Sebenarnya bukit ini dijadikan sebagai tempat olahraga parahlayang, namun karena keindahannya banyak wisatawan yang penasaran dan berkunjung ketempat tersebut.

Tempatnya yang berada dikeinggian 900 Mdpl menjadikan para pengunjung bisa menikmati keindahan luasnya laut selatan. Waktu favorit mengunjungi tempat ini yaitu menjelang malam, karena para pengunjung bisa menikmati keindahan sunset yang sangat menkjubkan.

Bukit parahlayang ini berlokasi di Desa Giricahyo, Kabupaten Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Tempat wisata ini sangat mudah untuk dijangkau, dari pusat kota jogja anda bisa mengambil jalan parangtritis hingga kearah wonosari. Sesampainya dipertigaan Girisubi ambil rute kearah kanan menuju bukit parahlayang. Setelah meyusuri jalan kurang lebih 1 Km anda akan menjumpai pendopo joglo dan area parkir bukit parahlayang.

Nah para pengunjung yang memasuki area bukit parahlayang ini tidak akan dikenakan biaya tiket masuk, melainkan diharuskan untuk membayar biaya parkir sebesar Rp 3.000/ unit kendaraan. Sedangkan bagi para pengunjung yang tertarik untuk mencoba olahraga ekstrem parahlayang akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.000/ orang tentu plus instruktur yang profesional.

to be continue….